"Aduh…putus lagi…putus lagi ! Kenapa hal ini harus terjadi padaku !"
Mungkin itu yang sekarang bakal terlintas di benak kamu – kamu yang baru aja putus cinta. Sebenarnya, putus cinta itu suatu hal yang biasa dalam kehidupan manusia, yang menjadi tidak biasa ketika kita menghadapinya dengan penuh ke-shock-an, tanpa disangka-sangka. Jadi, daripada mengeluh, lebih baik cari cara mengatasi kepahitan agar kepedihan hatimu cepat hilang.
Pilih saranan yang sesuai dengan hatimu. Disini saranannya:
+ Legakan hatimu
Langkah pertama, khusus buat gadis – , silakan masuk kamar dan menangislah sepuasnya . Ingat semua memori yang indah selama kamu berdua, kemudian menangis sampai kering air mata . Kalau perlu putar saja lagu – lagu sentimental biar air mata keluar lebih deras lagi. Buat hati kamu jadi lega. Bial sudah lega, tidur saja. Bangun nanti kamu akan lebih berasa segar sedikit.
Buat lelaki, pukul apa saja yang kamu mahu (jangan pukul orang). Karung tinju adalah tempat terbaik buat lelaki-lelaki yang baru putus melepaskan perasaan marah, geram, sedih , kecewa dan sebagainya.
+ Remember the bad things
Ambil pensil dan kertas, kemudian tulis senarai negatif pasangan kamu. Tulis juga segala peristiwa-peristiwa yang kamu anggap sebagai kejadian yang tak termaafkan tapi akhirnya kamu maafkan juga (dulu) kerana masih sayang .Setelah itu, kamu baca senarai yang baru kamu buat. Kamu bakal sedar, putusnya hubungan kalian memang sudah semestinya terjadi. Kamu beruntung terlepas dari tangan orang yang salah.
+ Bye Bye Bye
Buang semua barang yang ada hubungannya dengan kisah kasih kalian berdua dulu. Mulai dari foto – fotonya, sehinggalah teddy bear yang dia berikan sewaktu Valentine. Ini penting, biar ingatan kamu cepat lupa segala kenangan bersama. Jika tidak, kamu akan sentiasa dihantui bayangannya tatkala melihat barang-barang pemberiannya.
+ As Bad As I Wanna Be !
Yup ! Jadi gila-gila sedikit asalkan tidak melampau batas ! Lakukan saja hal – hal yang dia larang semasa kalian berkasih dulu (tentunya yang bukan negatif atau yang mendatangkan kesan buruk bagi diri kita sendiri). Seperti, hal – hal yang dulu kamu tidak pernah cuba. . Misalnya, dulu dia melarang kamu menyertai ekspedisi memanjat gunung, sekarang sertai saja mana-mana kegiatan lasak yang kamu minati dan lakukan!. Puas deh ! Tiada siapa melarang lagi!
Begitu juga dulu dia melarang kamu bermain bowling bersama teman-teman . Sekarang kamu ada banyak masa untuk melakukannya .
+ Create things
Putus cinta itu kadang-kala menimbulkan inspirasi tersendiri bagi sebahagian orang untuk berkarya. Ini positif. Kalau kita perhatikan, puisi – puisi bukan saja menceritakan teentang indahnya cinta. Tapi menceritakan juga tentang pahit getirnya. Jadi kreatiflah! Anggap kejadian yang menimpa kamu itu bukan musibah, tapi anugerah yang ada hikmahnya. Siapa tau besok kamu bakal jadi pereka fesyen ternama setelah mengeluarkan ciptaan unggul yang bertema "Pieces of My Broken Heart"
+ Berkumpul Bersama Teman
Hindari menghabiskan hujung minggu sendirian, kerana pasti sangat menyiksa kamu. Jemput teman – teman kamu ke rumah, sewa VCD banyak – banyak dan menonton ramai-ramai. Kamu juga dapat mengingati masa lalu bersama teman-teman yang penuh kenangan manis dan lucu ,sebelum terikat dengan kekasih kamu. Pasti akan menghiburkan hati kamu yang gundah apabila dapat ketawa bersama teman-teman seperti waktu lalu.
+ Cari lagi !
Satu – satunya cara efektif untuk melupakan seseorang, ya…, cari penggantilah ! Ingat, dunia kan luas. Kumbang dan bunga bukan seekor. Yang kamu perlu lakukan, bukalah hati kamu untuk menerima orang lain yang mungkin lebih baik dari kekasih kamu dahulu.. Itu saja.
+ I will survive…
Dengarlah lagu "I will Survive" yang sudah dinyanyikan dalam banyak versi. Lagu itu pasti membuat kamu jadi lebih kuat untuk menerima perpisahan. Percayakan diri kamu. Kuatkan semangat untuk terus melalui hari-hari yang mendatang. Berikut sedutan lagunya… I will survive. As long as I know how to love I know I’ll be alive. I’ve got all my life to live. I’ve got all my love to give. I will survive.
Ya! Kehidupan perlu diteruskan………
Pic to PHP can convert image files into PHP code. You can copy the piece of code from the program window to your PHP code editor. The program supports GIF, JPG, JPEG, BMP, PNG, TIFF, and TIF formats.
Version 1.6 may include unspecified updates, enhancements, or bug fixes.
Cara membuat Security dengan JavaScript
Cara membuat Security dengan JavaScript sudah banyak diterapkan oleh website-website pada umumnya, namu sayang website-website tersebut masih ada kelemahannya, saat ini penulis menawarkan sebuah security untuk web yang layak anda coba,
Dihalaman awal anda buat source code ini dengan nama index.html, lalu untuk halaman web yang ingin diamankan dari pencurian teks, gambar dan sebaginya maka anda buat dengan nama file websiteku.htm
<script>
<!–
function fullwin(){
window.open("websiteku.htm","","fullscreen,scrollbars")
}
//–>
</script>
</p>
<form>
<div align="center">
<input type="button" onClick="fullwin()" value="Oh Yeahh..">
</div>
</form>
Agar web tidak bisa di klik kanan maka kita harus membuat keamanan dengan script dibawah ini, sebagai catatan copy pastekan source code ini kesetiap halaman website anda agar keamanannya semakin kuat..
<script language="JavaScript">
<!–
var message="Halaman di kunci ";
function click(e) {
if (document.all) {
if (event.button==2||event.button==3) {
alert(message);
return false;
}
}
if (document.layers) {
if (e.which == 3) {
alert(message);
return false;
}}}
if (document.layers) {
document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);
}
document.onmousedown=click;
// –>
</script>
Saat masuk di Index.htm maka keamanan website baru 50% karena website masih bisa disave datanya lewat komponen diatas web.
Keamanan website akan aktif 100% jika kita sudah masuk ke halaman ke dua yaitu websiteku.htm
KOLOM AYAH
Metamorfosis
Sebenarnya ada keraguan ketika saya menuliskan tulisan ini. Bisa dikatakan bahwa saya adalah seorang remaja yang baru berusia 21 tahun. Padahal kolom ini biasanya diisi oleh beliau-beliau yang sudah senior dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Saya memang belum memnjadi seorang ayah, tetapi paling tidak kehidupan berumah tangga sudah saya kecap saat ini. Dan predikat saya baru seorang suami, walaupun insya Allah sebentar lagi saya akan menjadi seorang ayah.
Predikat ayah sebenarnya adalah hasil dari metamorfosis panjang menuju sebuah ‘wujud’ tetentu di dalam kehidupan. Saat seorang pemuda memutuskan untuk menikah, maka segeralah ia berubah laiknya kepompong dari seekor ulat. Ulat yang sebelumnya cenderung destruktif, egois, suka akan segarnya tanaman yang berwarna-warni. Setelah persiapan energi cukup, ulat akan berubah menjadi kepompong. Fase untuk lama merenung, menahan semua keleluasaannya, belajar untuk menyesuaikan dengan lingkungan yang baru.
Rasulullah SAW sebenarnya tidak memberikan batasan sebuah pernikahan dikatakan sebagai pernikahan dini, karena nash yang ada menyatakan bahwa Asy Syabaab atau pemuda yang sudah siap menikah (baligh) maka segeralah menikah, sedangkan bagi yang belum mampu hendaknya berpuasa. Bahkan banyak para sahabat yang menikah pada usia belasan tahun. Ukuran sebuah pernikahan dikatakan sebagai pernikahan dini lebih cenderung pada tradisi kita saja, bahwa seorang pemuda atau pemudi yang masih belum selesai sekolah masih pantas disebut sebagai remaja. Padahal justru kematangan secara seksualitas remaja zaman ini lebih cepat daripada pendahulunya.
Dalam tulisan ini saya ingin sedikit berbagi kisah tentang fase kepompong yang saya alami di dalam lingkungan saya yang baru, masyarakat. Bukanlah hal yang mudah ketika aktivis remaja masjid di kampung menikah, kemudian masih tinggal di kampung yang sama. Ada kerancuan posisi di sana. Satu sisi saya masih memegang amanah sebagai ketua remaja masjid (REMAS), pada sisi yang lain ada sebuah bangunan yang harus saya bangun bersama seorang wanita yang berstatus istri. Menariknya lagi, di lingkungan masyarakat saya, kekuatan tokoh masih terasa kental. Sehingga jika seseorang yang disebut sebagai “ketua” tidak berperan aktif, maka bisa dikatakan sebuah kegiatan akan berjalan tersendat.
Beberapa kali saya kebingungan ketika harus membagi wilayah mana yang harus saya tempati. Kawan-kawan REMAS seakan belum juga paham bahwa predikat saya yang baru sebagai kepala keluarga (betapa bangganya jika pengurus RT mengkategorikan saya dalam cakupan dua kata ini) mengharuskan saya untuk memenuhi kebutuhan dasar saya, seperti yang dikonsepkan Abraham Maslow dalam piramida kebutuhannya, yaitu untuk sampai pada tingkatan piramida yang lebih tinggi, harus mampu memenuhi tingkatan yang bersifat lebih mendasar di bawahnya. Kebutuhan untuk makan, minum dan bertahan hidup.
Namun barangkali sikap kawan-kawan bisa juga disebabkan kekurangpahaman saya tentang bagaimana sewajarnya seorang kepala keluarga bersikap di dalam masyarakat. Terkadang jiwa muda saya masih bergelora untuk mampu menggapai hal-hal idealis dan sulit dijangkau pada keadaan saya saat ini. Lupa, bahwa saya tak lagi sendirian dan bergantung pada orang tua. Karena sepengetahuan saya, mereka yang sudah berkeluarga umumnya sudah bekerja tetap, dan hak tersebut tidak bisa diganggu gugat oleh urusan sosial. Bagaimana dengan jiwa seorang aktivis yang lebih terbiasa bekerja sosial di masyarakat, harus berubah menjadi “egois” dan profit oriented? Sulit saya memisahkannya. Memang istri saya yang juga masih berusia muda tidak begitu menuntut banyak hal, secara lahiriah ia memberi keleluasaan kepada saya untuk berdakwah di masyarakat, sambil tetap berdagang kecil-kecilan plus kuliah. Tetapi sesuatu terus mengusik batin, apalagi ketika istri menjadi lebih pendiam dari biasanya. Saya alpa, sebagai seorang suami, salah satu kewajibannya adalah memberikan perhatian dan kasih sayang kepada istri. Dia membutuhkan lebih dari hanya sekedar materi (Apalagi jika secara materi saja masih kurang).
Secara ekstrim, kemudian saya meninggalkan semua tugas-tugas dakwah dan sosial kemasyarakatan, kecuali beberapa yang menambah penghasilan. Namun yang terjadi adalah rasa kesempitan di dalam dada. Rasa sedih membuncah ketika anak-anak TPA tidak lagi sering datang ke masjid, sudah jarang ada kegiatan kajian remaja, dan berbagai kemunduran yang lain. Rindu rasanya pada aktivitas dakwah dan kawan-kawan. Terkadang rasa ingin bercanda dan bermain masih ada di bagian hati saya yang lain. Kangen. Akhirnya sedikit demi sedikit saya menyadari, bahwa kehidupan rumah tangga adalah sebuah metamorfosis. Dan setiap metamorfosis menghasilkan individu baru yang harus siap pula menerima tanggung jawab atas posisinya. Harus bisa membagi kebutuhan untuk keluarga dengan kewajiban berdakwah dan bersosial. Akhirnya, saya ingin menjadi kupu-kupu indah yang hinggap pada sekuntum bunga untuk mencari madu, namun tidak lupa untuk membantu menyerbukkan tanaman sehingga menebarkan kehidupan di berbagai tempat. Allahu a’lam bishowwab.
|
Janji Allah Bagi Orang Yang Akan Menikah
|
|
|
Kategori
|
: Keluarga |
|
Diakses
|
: 5946 |
|
|
|
| Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.
Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya. Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku… 1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26) 2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32) Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, “apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?”. Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah – dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya? 3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) [1] Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang. 4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21) 5. “Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ ”. (Al Mu’min : 60) Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dan seterusnya. Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlash, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll. [2] Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia [3], pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll. [4] Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dan lain-lain. [5] Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst. Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam”. (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad). [6] Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35). [7] Telah bersabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim). [8] 6. ”Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat”. (Al Baqarah : 153) 7. “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 – 6) 8. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad : 7) 9. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (Al Hajj : 40) 10. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al Baqarah : 214) Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim. Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah? |
|
Proses tata cara pernikahan yang Islamy
|
|
|
Kategori
|
: Keluarga |
|
Diakses
|
: 9816 |
|
|
|
| Oleh : Salmah Machfoedz
Sesungguhnya Islam telah memberikan tuntunan kepada pemeluknya yang akan memasuki jenjang pernikahan, lengkap dengan tata cara atau aturan-aturan Allah Subhanallah. Sehingga mereka yang tergolong ahli ibadah, tidak akan memilih tata cara yang lain. Namun di masyarakat kita, hal ini tidak banyak diketahui orang. Pada risalah yang singkat ini, kami akan mengungkap tata cara penikahan sesuai dengan Sunnah Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa sallam yang hanya dengan cara inilah kita terhindar dari jalan yang sesat (bidah). Sehingga orang-orang yang mengamalkannya akan berjalan di atas landasan yang jelas tentang ajaran agamanya karena meyakini kebenaran yang dilakukannya. Dalam masalah pernikahan sesunggguhnya Islam telah mengatur sedemikian rupa. Dari mulai bagaimana mencari calon pendamping hidup sampai mewujudkan sebuah pesta pernikahan. Walaupun sederhana tetapi penuh barakah dan tetap terlihat mempesona. Islam juga menuntun bagaimana memperlakukan calon pendamping hidup setelah resmi menjadi sang penyejuk hati. Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah II. Shalat Istikharah Shalat istikharah adalah shalat untuk meminta kepada Allah Taala agar diberi petunjuk dalam memilih mana yang terbaik untuknya. Shalat istikharah ini tidak hanya dilakukan untuk keperluan mencari jodoh saja, akan tetapi dalam segala urusan jika seseorang mengalami rasa bimbang untuk mengambil suatu keputusan tentang urusan yang penting. Hal ini untuk menjauhkan diri dari kemungkinan terjatuh kepada penderitaan hidup. Insya Allah ia akan mendapatkan kemudahan dalam menetapkan suatu pilihan. III. Khithbah (peminangan) 1. Pada waktu dipinang tidak ada halangan-halangan syari yang menyebabkan laki-laki dilarang memperisterinya saat itu. Seperti karena suatu hal sehingga wanita tersebut haram dini kahi selamanya (masih mahram) atau sementara (masa iddah/ditinggal suami atau ipar dan lain-lain). Dari Uqbah bin Amir radiyallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Orang mukmin adalah saudara orang mukmin yang lain. Maka tidak halal bagi seorang mukmin menjual barang yang sudah dibeli saudaranya, dan tidak halal pula meminang wanita yang sudah dipinang saudaranya, sehingga saudaranya itu meninggalkannya." (HR. Jamaah) Apabila seorang wanita memiliki dua syarat di atas maka haram bagi seorang laki-laki untuk meminangnya. IV. Melihat Wanita yang Dipinang "Apabila salah seorang di antara kalian meminang seorang wanita, maka apabila ia mampu hendaknya ia melihat kepada apa yang mendorongnya untuk menikahinya." Jabir berkata: "Maka aku meminang seorang budak wanita dan aku bersembunyi untuk bisa melihat apa yang mendorong aku untuk menikahinya. Lalu aku menikahinya." (HR. Abu Daud dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Sunan Abu Dawud, 1832). Adapun ketentuan hukum yang diletakkan Islam dalam masalah melihat pinangan ini di antaranya adalah: 1. Dilarang berkhalwat dengan laki-laki peminang tanpa disertai mahram. V. Aqad Nikah a. Adanya suka sama suka dari kedua calon mempelai. Ijab artinya mengemukakan atau menyatakan suatu perkataan. Qabul artinya menerima. Jadi Ijab qabul itu artinya seseorang menyatakan sesuatu kepada lawan bicaranya, kemudian lawan bicaranya menyatakan menerima. Dalam perkawinan yang dimaksud dengan "ijab qabul" adalah seorang wali atau wakil dari mempelai perempuan mengemukakan kepada calon suami anak perempuannya/ perempuan yang di bawah perwaliannya, untuk menikahkannya dengan lelaki yang mengambil perempuan tersebut sebagai isterinya. Lalu lelaki bersangkutan menyatakan menerima pernikahannya itu. Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa: Hadist Sahl di atas menerangkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah mengijabkan seorang perempuan kepada Sahl dengan mahar atau maskawinnya ayat Al-Quran dan Sahl menerimanya. c. Adanya Mahar (mas kawin) Islam memuliakan wanita dengan mewajibkan laki-laki yang hendak menikahinya menyerahkan mahar (mas kawin). Islam tidak menetapkan batasan nilai tertentu dalam mas kawin ini, tetapi atas kesepakatan kedua belah pihak dan menurut kadar kemampuan. Islam juga lebih menyukai mas kawin yang mudah dan sederhana serta tidak berlebih-lebihan dalam memintanya. Dari Uqbah bin Amir, bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam: "Sebaik-baik mahar adalah yang paling ringan." (HR. Al-Hakim dan Ibnu Majah, shahih, lihat Shahih Al-Jamius Shaghir 3279 oleh Al-Albani) d. Adanya Wali Dari Abu Musa radliyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah sah suatu pernikahan tanpa wali." (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 1836).Wali yang mendapat prioritas pertama di antara sekalian wali-wali yang ada adalah ayah dari pengantin wanita. Kalau tidak ada barulah kakeknya (ayahnya ayah), kemudian saudara lelaki seayah seibu atau seayah, kemudian anak saudara lelaki. Sesudah itu barulah kerabat-kerabat terdekat yang lainnya atau hakim. e. Adanya Saksi-Saksi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Tidak sah suatu pernikahan tanpa seorang wali dan dua orang saksi yang adil." (HR. Al-Baihaqi dari Imran dan dari Aisyah, shahih, lihat Shahih Al-Jamius Shaghir oleh Syaikh Al-Albani no. 7557). Menurut VI. Walimah "….Adakanlah walimah sekalipun hanya dengan seekor kambing." (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Al-Alabni dalam Shahih Sunan Abu Dawud no. 1854) Memenuhi undangan walimah hukumnya juga wajib."Jika kalian diundang walimah, sambutlah undangan itu (baik undangan perkawinan atau yang lainnya). Barangsiapa yang tidak menyambut undangan itu berarti ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya." (HR. Bukhari 9/198, Muslim 4/152, dan Ahmad no. 6337 dan Al-Baihaqi 7/262 dari Ibnu Umar). Akan tetapi tidak wajib menghadiri undangan yang didalamnya terdapat maksiat kepada Allah Taala dan Rasul-Nya, kecuali dengan maksud akan merubah atau menggagalkannya. Jika telah terlanjur hadir, tetapi tidak mampu untuk merubah atau menggagalkannya maka wajib meninggalkan tempat itu. Dari Ali berkata: "Saya membuat makanan maka aku mengundang Nabi shallallahu `alaihi wa sallam dan beliaupun datang. Beliau masuk dan melihat tirai yang bergambar maka beliau keluar dan bersabda: "Sesungguhnya malaikat tidak masuk suatu rumah yang di dalamnya ada gambar." (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah, shahih, lihat Al-Jamius Shahih mimma Laisa fis Shahihain 4/318 oleh Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadii). Adapun Sunnah yang harus diperhatikan ketika mengadakan walimah adalah sebagai berikut: 1. Dilakukan selama 3 (tiga) hari setelah hari dukhul (masuk- nya) seperti yang dibawakan oleh Anas radliallahu `anhu, katanya: Dari Anas radliallahu `anhu, beliau berkata: "Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam telah menikahi Shafiyah dengan maskawin pembebasannya (sebagai tawanan perang Khaibar) dan mengadakan walimah selama tiga hari." (HR. Abu Yala, sanad hasan, seperti yang terdapat pada Al-Fath 9/199 dan terdapat di dalam Shahih Bukhari 7/387 dengan makna seperti itu. Lihat Adabuz Zifaf fis Sunnah Al-Muthaharah oleh Al-Albani hal. 65) 2. Hendaklah mengundang orang-orang shalih, baik miskin atau kaya sesuai dengan wasiat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam: "Jangan bersahabat kecuali dengan seorang mukmin dan jangan makan makananmu kecuali seorang yang bertaqwa." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Al-Hakim dari Abi Said Al-Khudri, hasan, lihat Shahih Al-Jamius Shaghir 7341 dan Misykah Al-Mashabih 5018). 3. Sedapat mungkin memotong seekor kambing atau lebih, sesuai dengan taraf ekonominya. Keterangan ini terdapat dalam hadits Al-Bukhari, An-Nasai, Al-Baihaqi dan lain-lain dari Anas radliallahu `anhu. Bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kepada Abdurrahman bin Auf: "Adakanlah walimah meski hanya dengan seekor kambing." (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud no. 1854) Akan tetapi dari beberapa hadits yang shahih menunjukkan dibolehkan pula mengadakan walimah tanpa daging. Dibolehkan pula memeriahkan perkawinan dengan nyanyi-nyanyian dan menabuh rebana (bukan musik) dengan syarat lagu yang dinyanyikan tidak bertentangan dengan ahklaq seperti yang diriwayatkan dalam hadits berikut ini: Adapun ucapan seperti "Semoga mempelai dapat murah rezeki dan banyak anak" sebagai ucapan selamat kepada kedua mempelai adalah ucapan yang dilarang oleh Islam, karena hal itu adalah ucapan yang sering dikatakan oleh Kaum jahiliyyah. Dari Hasan bahwa Aqil bin Abi Thalib menikah dengan seorang wanita dari Jisyam. Para tamu mengucapkan selamat dengan ucapan jahiliyyah: "Bir rafa wal banin." Aqil bin Abi Thalib mencegahnya, katanya: "Jangan kalian mengatakan demikian karena Rasulullah melarangnya." Para tamu bertanya: " Lalu apa yang harus kami ucapkan ya Aba Zaid?" Aqil menjelaskan, ucapkanlah: "Mudah- mudahan Allah memberi kalian berkah dan melimpahkan atas kalian keberkahan." Seperti itulah kami diperintahkan. (HR. Ibnu Abi Syaibah 7/52/2, An-Nasai 2/91, Ibnu Majah 1/589 dan yang lainnya, lihat Adabuz Zifaf hal. 90) Demikianlah tata cara pernikahan yang disyariatkan oleh Islam. Semoga Allah Taala memberikan kelapangan bagi orang- orang yang ikhlas untuk mengikuti petunjuk yang benar dalam memulai hidup berumah tangga dengan mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaih wa sallam. Mudah-mudahan mereka digolongkan ke dalam hamba-hamba yang dimaksudkan dalam firman-Nya: "Yaitu orang-orang yang berdoa: Ya Rabb kami, anugerahkan kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami). Dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa." (Al-Furqan: 74). |
Incoming search terms:
- tata cara pernikahan di indonesia
- tata cara pernikahan indonesia
- cara pernikahan di jakarta
- tata cara menyusun [pernikahan dengan baik
- tata cara pernikahan jakarta
sumpek dan panas, nggak bisa duduk nyaman nih! aku
tunggu bis berikutnya saja"
Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya
dan berkata, "Aduh bisnya kurang asik nih dan kok
gak cakep begini… nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kau berminat,
tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan
melewatimu begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu
kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan". Maka kamu
membiarkan bis keempat pergi..
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu
bisa terlambat pergi ke kantor. Ketika bis kelima
datang, kau sudah tak sabar, kamu langsung
melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama,
kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.
Bis tersebut jurusannya bukan yang kau tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian
lama..
Moral dari cerita ini, sering kali seseorang
menunggu orang yang benar-benar ‘ideal’ untuk
menjadi pasangan hidupnya. Padahal tidak ada orang
yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kau pun
sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100%
sesuai keinginan dia.
Tidak ada salahnya memiliki persyaratan untuk
‘calon’, tapi tidak ada salahnya juga memberi
kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang
kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok,
apa boleh buat.. tapi kau masih bisa berteriak
‘Kiri !’ dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di
depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu.
Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju
kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa
kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kau benar-benar
menemukan bis yang kosong, kau sukai dan bisa kau
percayai, dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,
kau dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis
tersebut di depanmu. Untuk dia memberi kesempatan
kau masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang
seperti itu adalah suatu berkah yang sangat
berharga dan sangat berarti. Bagimu sendiri, dan
bagi dia.
Bis seperti apa yang kau tunggu?
Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikiran. Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi’ar dan kebiasaan. Padahal Rasulullah shallallahu ?alaihi wasallam telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam, artinya, "Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut." (HR. At-Tirmidzi).
Valentine’s Day adalah salah satu contoh hari besar di luar Islam yang pada hari itu sebagian kaum muslimin ikut memperingatinya, terutama kalangan ramaja dan pemuda. Padahal Valentine -menurut salah satu versi sebuah ensiklopedi- adalah nama pendeta St. Valentine yang dihukum mati karena menentang Kaisar Claudius II yang merlarang pernikahan di kalangan pemuda. Oleh karena itu kiranya perlu dijelaskan kepada kaum muslimin mengenai hukum merayakan hari Valentine atau yang sering disebut sebagai hari kasih sayang.
Ibnu Qayyim al-Jauziyah berkata, "Memberikan ucapan selamat terhadap acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, "Selamat hari raya!" dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah subhanahu wata?ala. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah subhanahu wata?ala dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi
selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid’ah atau kekufuran.
Padahal dengan itu ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan
dan kemurkaan Allah subhanahu wata’ala."
Abu Waqid meriwayatkan, "Rasulullah shallallahu ?alaihi wasallam saat keluar menuju perang Khaibar, beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik, yang disebut dengan Dzaatu Anwaath, biasanya mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Para sahabat Rasulullah shallallahu ?alaihi wasallam berkata, "Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami Dzaatu Anwaath, sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath." Maka Rasulullah bersabda, "Maha Suci Allah, ini seperti yang diucapkan kaum Nabi Musa, ‘Buatkan untuk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan.’ Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang yang ada sebelum kalian." (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, hasan shahih).
Syaikh Muhammad al-Utsaimin ketika ditanya tentang Valentine’s Day mengatakan, "Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena alasan berikut:
Pertama; ia merupakan hari raya bid’ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari’at Islam.
Kedua; ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) -semoga Allah meridhai mereka-. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan. Semoga Allah subhanahu wata?ala melindungi kaum muslimin dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya."
Maka adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala’ dan bara’ (loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu’min dan membenci dan menyelisihi orang-orang kafir dalam ibadah dan perilaku.
Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka’at shalatnya telah membaca ayat,artinya, "Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (Al-Fatihah:6-7)
Bagaimana mungkin ia memohon kepada Allah subhanahu wata’ala agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri justru menempuh jalan sesat itu dengan sukarela.
Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang serta dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati. Allah subhanahu wata?ala telah berfirman, yang artinya, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yahudi dan nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim." (al-Maidah:51)
Di dalam ayat lainnya, artinya,
"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya." (Al-Mujadilah: 22)
Ada seorang gadis mengatakan bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya.
Saudaraku!! Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi: Perayaan ini adalah acara ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan seseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.
Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saat ini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.
Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Di antaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami dst, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.
Semoga Allah subhanahu wata?ala senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang disebutkan dalam hadits qudsi, Allah subhanahu wata?ala berfirman yang artinya, "Kecintaan-Ku adalah bagi mereka yang saling mencintai karena Aku, yang
saling berkorban karena Aku dan yang saling mengunjungi karena Aku." (HR. Ahmad).(fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin)
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:
a.. Seorang muslim dilarang untuk meniru-niru kebiasan orang-orang di luar Islam, apalagi jika yang ditiru adalah sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan, pemikiran dan adat kebiasaan mereka.
b.. Bahwa mengucapkan selamat terhadap acara k
ekufuran adalah lebih besar dosanya dari pada mengucapkan selamat kepada kemaksiatan seperti meminum minuman keras dan sebagainya.
c.. Haram hukumnya umat Islam ikut merayakan Hari Raya orang-orang di luar Islam.
d.. Valentine’s Day adalah Hari Raya di luar Islam untuk memperingati pendeta St. Valentin yang dihukum mati karena menentang Kaisar yang melarang pernikahan di kalangan pemuda. Oleh karena itu tidak boleh ummat Islam memperingati hari Valentin’s tersebut.
Sumber: Ada Apa dengan Valentine’s Day, Al-Sofwa, dengan penambahan.
(Kholif)
Menyampaikan Kebenaran adalah kewajiban setiap Muslim. Kesempatan kita saat ini untuk berdakwah adalah dengan menyampaikan "Artikel Hukum valentine" kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahuinya. Semoga Allah Ta’ala Membalas ‘Amal Ibadah Kita. Aamiin
Meirza Amran a.k.a Abahjanie
| PELUANG USAHA DAN KERJASAMA DENGAN NAYA BAKERY | Apr 12, ’05 2:10 AM ET for everyone |
Naya Bakery adalah sebuah Home Industri, yang didirikan sejak tahun 2001 di
Bogor
. Diawali dengan modal Rp. 10 juta, dan alat2 produksi yang sangat sederhana serta sistem pemasaran yang sangat tradisional dibantu oleh 1 orang pegawai harian, kini dalam perjalananannya 2 tahun terakhir ini, Alhamdulillah sudah menunjukan hasil yang cukup menggembirakan untuk usaha "rumahan", jumlah karyawanpun sudah 10 orang. Produk unggulan Naya Bakery adalah Roti Ucil (ukuran kecil dengan aneka rasa dan isi), Aneka Roti Manis, Kue Tart, Kue2 Kering serta beberapa kue2 basah dan aneka kue lainnya berdasarkan pesanan. Untuk pemasaran saat ini Naya Bakery baru memiliki 1 unit Moko (mobil Toko), 1 unit Motko (Motor Toko roda 3), 1 unit becak roti, 2 buah outlet atau counter. Selain memasarkan secara langsung, Naya Bakery juga menerima pesanan2 dari para pelanggannya yang berada di
Bogor
maupun
Jakarta
..
Dengan sistem pemasaran yang tergolong masih pasif dan fasilitas yang ada, Naya Bakery pada tahun 2003 berhasil meraih Omset Penjualan sebesar Rp.283.958.650,- dengan tingkat keuntungan sebesar Rp. 45.806.250 (setelah Zakat), sedangkan pada tahun 2004 yang lalu Naya Bakery berhasil meningkatkan omset penjualan menjadi Rp. 360.355.560,- dengan keuntungan sebesar Rp. 43.289.922 (setelah zakat). Peningkatan omset dapat dicapai karena ada penambahan fasilitas Motko yang dibeli pada awal tahun 2004 sedangkan penurunan keuntungan disebabkan karena biaya sewa outlet ditahun yang sama.
Dalam rencana tahun 2005 ini Naya Bakery akan mencoba suatu sistem kemitraan atau kerja sama dengan pihak luar. Dengan sistem kemitraan ini Naya Bakery bertujuan untuk membagi keuntungan dan juga membuka peluang usaha kepada rekan2 yang berminat untuk menambah penghasilan bulanannya.
Ada
3 (tiga) jenis kemitraan yang akan ditawarkan yaitu:
-
Kemitraan Penjualan: Ditujukan kepada perorangan untuk turut memasarkan produk2 Naya Bakery di lingkungan atau tempat bekerja dengan sistem konsinyasi dan pemesanan. Mitra tidak perlu mengeluarkan Modal, cukup mendata kira2 di kantor atau lingkungannya para peminat dari produk Naya Bakery khususnya Roti Unyil. Untuk Mitra akan diberikan keuntungan sebesar 10 % dari penjualan. Cocok untuk karyawan yang bekerja dikantor2 yang banyak karyawannya.
-
Kemitraan Outlet / Counter : Untuk sistem kemitraan ini, calon mitra diharapkan sudah memiliki outlet atau kios ditempat strategis. Naya Bakery akan menyuplai produk2nya untuk dijual dengan sistem konsinyasi atau beli putus. Jika yang digunakan sistem konsinyasi maka harga jual ditetapkan oleh Naya Bakery, sedangkan jika sistem beli putus, harga jual ditetapkan oleh Mitra. Apabila calon mitra belum mempunyai kios namun berminat untuk berinvestasi membuka kios di mall2 atau pertokoan yang strategis, kami akan membantu meberikan saran2 yang terbaik.
-
Kemitraan Modal : Untuk sistem ini Naya Bakery menerima penempatan atau penyertaan Modal untuk diinvestasikan dalam usaha yang dijalankan oleh Naya Bakery. Modal ini dapat dari perorangan maupun kolektif dengan seorang penanggung jawab. Modal yang akan disertakan akan dipecah dalam paket senilai Rp. 20 juta perorang / per kelompok. Dalam pembagian hasil, Naya Bakery mengambil prinsip2 Syariah yang tidak menggunakan bilangan bunga. Setiap penyertaaan modal Rp. 20 juta akan mendapatkan hasil sebesar Rp. 10 juta dalam jangka waktu 2 tahun investasi, sehingga total dana mitra yang kembali dalam 2 tahun adalah Rp. 30 juta. Dana dari penyertaan modal ini akan digunakan oleh Naya Bakery untuk menambah fasilitas pemasaran dan penambahan kapasitas mesin produksi untuk menunjang dan menjamin "pembagian hasil" yang konsisten dari setiap dana yang disertakan.
Berangkat dari niat ingin berbagi, maka Naya Bakery mencoba menawarkan peluang usaha dan kerjasama ini agar dapat membawa dan memberikan manfaat bagi sesama. Ini adalah usaha skala kecil namun mempunyai cita2 yang besar. Selain itu seluruh produk2 Naya Bakery, Insya Allah Halal, karena menggunakan bahan yang dipilih dari sumber yang juga halal.
Jika ada rekan2 yang berminat namun masih kurang jelas silahkan hubungi saya di +62818811420 atau email ke abahjanie@yahoo.com



|
dedysubandi wrote on Apr 12, ’05
waalaikumsalam bah janie..wah peluang yang bagus..tapi apa hanya didaerah ajwa saja nih??..kalau dikalimantan bagaimana??..tapi disini ada 2 pabrik roti yang sudah berdiri..yaitu kmbu…dan satu lagi saya lupa…..dan itu juga sudah lama jadi apkah harus disurvey dulu dll..atau bagaimana? |
|
fevwulandari wrote on Apr 12, ’05
Ehm…boleh juga neh Mbah tawarannya…… tp alternatif ke-3 menarik juga tuch… |
|
abahjanie wrote on Apr 13, ’05
dedysubandi said:
Wah mas, sementara ini baru untuk Jabodetabek saja dulu, belum kuat kalau untuk ekspansi keluar daerah |
|
abahjanie wrote on Apr 13, ’05
fevwulandari said:
Kalau di Bogor Roti Venus itu harganya Rp.900, per buah, kalau roti abah harganya untuk Bogor masih Rp.800,- per buah, nah biasanya kalau pemasaran ke Jakarta itu rotinya sudah di box untuk isi 12 seharga Rp.10.000,- dan isi 25 seharga Rp.20.000,- harga ini sudah termasuk ongkos antar ke jakarta untuk pemesanan minimal 20 box. Langganan selama ini ada di Bank Mandiri cab Tanah Abang dan Bank Universal Cab Melawai dan Hayam wuruk dll |
|
dedysubandi wrote on Apr 13, ’05
abahjanie said:
iya tadi saya lupa baca atuh bah..tapi yang sistem investasi modal bagaimana y? |
|
abahjanie wrote on Apr 14, ’05
dedysubandi said:
Kemitraan Modal tidak seperti bentuk 2 kemitraan lainnya, Kemitraan Modal adalah mitra yang pasif. Mitra hanya mempercayakan modal untuk dikelola dalam usaha Naya Bakery dan tentunya Naya Bakery akan membagi hasil keuntungan dengan Mitra tersebut. Modal yang dinvestasikan hanya untuk periode 2 tahun saja dan maksimal 1 mitra atau kelompok (jika kolektif) hanya menyertakan maksimal Rp.20 juta (Naya Bakery belum membuka kesempatan untuk Investor "kakap"). Keuntungan yang akan dibagi oleh Naya Bakery dalam periode 2 thn tsb adalah Rp.10 juta, yang mana keuntungan ini bisa diambil bulanan atau tahunan. Sedangkan modal dapat ditarik kembali setelah akhir periode 2 thn. Apabila keuntungan tidak diambil maka pada akhir periode mitra akan menerima total Rp.31 juta (modal dan keuntungan) |
|
calez wrote on Aug 18, ’05
tolong minta dijelasin dong bah,….bagimana perhitungannya investasi 20juta dalam dua tahun kita bisa meraih keuntungan 20juta… |
|
abahjanie wrote on Aug 20, ’05
Assalamualaikum bung calez, mungkin abah ralat sedikit ya, bahwa dengan investasi sebesar Rp.20 juta dalam dua tahun akan abah berikan keuntungan sebesar 10 juta. Hitungannya berdasarkan usaha abah selama ini bahwa dengan modal yang abah tanamkan itu dapat memberikan "keuntungan bersih rata2" setengah dari modal yang ditanamkan. Jadi misalnya dari modal 20 juta jika abah gunakan untuk berusaha dagang maka akan mendapatkan keuntungan kira2 10 juta per tahun. Nah keuntungan ini dibagi dua dengan pemilik modal, jadi masing2 mendapat 5 jt dalam setahun atau 10 jt dalam 2 tahun. nah dalam sistem syariah mungkin bung calez bisa lihat refrensinya di Buka Usaha Bersama Menurut Syariah Islam , yang pas untuk usaha abah mungkin ada dalam jawaban pertanyaan no 1. |
|
abahkumis wrote on Jan 11, edited on Jan 11
Assalamu’alaikum, Kalo di Bandung kira-kira gimana Bah? barangkali bisa supply ke Bandung saya akan coba memasarkan, kebetulan saat ini saya lagi pengin buka usaha sendiri tapi lagi bingung musti mulai dari mana?saya cuma punya niat dan sedikit modal, terimakasih Wassalam, Abah Kumis |
|
abahjanie wrote on Jan 19
abahkumis said:
Ass wr wb, terima kasih atas pertanyaannya. Seperti yang anda ketahui usaha saya ini masih dalam skala kecil dan baru mampu menyuplai di daerah Jabodetabek saja. Untuk daerah bandung mungkin dapat kami bantu dengan cara pelatihan dan selanjutnya dapat merintis usaha mandiri. Potensi daerah bandung memang sangat bagus, namun jika harus disupply dari bogor menjadi kurang ekonomis. |
Incoming search terms:
- profil pengusaha roti unyil
- CATALOG VENUS ROTI UCIL
- kelebihan roti unyil
- becak roti
- cara meningkatkan omzet penjualan counter handphone
- profile roti unyil
- profil perusahaan roti venus bogor
- profil wirausahawan roti
- PROFILE roti unyil venus
- adakah yg berminat konsinyasi voucher hp
Siapakah orang yang sombong? Orang yang sombong adalah orang yang di beri penghidupan tapi tidak mau sujud pada yang menjadikan kehidupan itu yaitu Allah Rabbul Alaamin, Rabb Semesta Alam. Maka bertasbihlah segala apa yang ada di bumi dan langit pada TuhanNya kecuali jin dan manusia yang menyombongkan diri.
Siapakah orang yang telah mati hatinya? Orang yang telah mati hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui ayat-ayat Qur’an, Hadits dan cerita2 kebaikan namun merasa tidak ada kesan apa2 di dalam jiwanya untuk bertaubat.
Siapakah orang dungu kepala otaknya? Orang yang dungu kepala otaknya adalah orang yang tidak mahu lakukan ibadat tapi menyangka bahawa Tuhan tidak akan menyiksanya dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.
Siapakah orang yang kuat? Orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan amarahnya. Siapakah orang yang lemah? Orang yang lemah adalah orang yang melihat kemaksiatan di depan matanya namun tidak sedikit pun ada kebencian di dalam hatinya akan kemungkaran itu.
Siapakah orang yang bakhil? Orang yang bakhil lagi kedekut adalah orang yang berat lidahnya untuk membaca selawat keatas junjungan Rasulullah s. a. w.
Siapakah orang yang buta? Orang yang buta adalah orang yang tidak mau membaca dan meneliti akan kebesaran Al Qur’an dan tidak mau mengambil pelajaran daripadanya.
Siapakah orang yang tuli? Orang yang tuli adalah orang yang di beri nasihat dan pengajaran yang baik namun tidak diindahkannya.
Siapakah orang yang sibuk? Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a. s.
Siapakah orang yang manis senyumannya? Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ketika di timpa musibah ia mengucapkan “Inna lillahi wainna illaihi rajiuun.” Seraya berkata: “Ya Rabbi Aku ridha dengan ketentuanMu ini”, sambil mengukir senyuman.
Siapakah orang yang tangisan airmatanya mutiara? Orang yang menangis airmata mutiara adalah orang-orang yang sedang menyendiri lantas mengingat akan kebesaran Allah dan menyesal akan dosa-dosanya lalu mengalir airmatanya.
Siapakah orang yang kaya? Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak tamak akan kenikmatan dunia yang sementara ini.
Siapakah orang yang miskin? Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.
Siapakah orang yang pandai? Orang yang pandai adalah orang yang bersiap siap untuk hari kematiannya kerana dunia ini berusia pendek sedang akhirat kekal abadi
Siapakah orang yang bodoh? Orang yang bodoh adalah orang yang beriya-iya berusaha sekuat tenaga untuk dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.
Siapakah orang yang maju dalam hidupnya? Orang yang maju dalam hidupnya adalah orang-orang yang senantiasa mempertingkat ilmu agamanya.
Siapakah orang-orang yang mundur hidupnya? Orang yang mundur dalam hidupnya adalah orang yang tidak memperdulikan akan halal dan haramnya akan sesuatu perkara itu.
Siapakah orang yang gila itu? Orang yang gila itu adalah orang yang tidak sembahyang kerana hanya dua syarat saja yang memperbolehkan akan seorang itu meninggalkan sembahyang, pertama sekiranya ia haid dan kedua ketika ia tidak siuman akalnya.
Siapakah orang yang rugi? Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikkan.
Siapakah orang yang selalu ditipu? Orang yang selalu di tipu adalah orang muda yang menyangka bahawa kematian itu berlaku hanya pada orang tua.
Siapakah orang yang paling cantik? Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas? Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal amal kebaikan di mana kuburnya akan di luaskan sejauh mata memandang.
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi sesak? Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.
Siapakah orang yang mempunyai akal? Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.
Random Testimonial
- ~ Aldo – Helloicu.com
"mantab nich kak dimas ...disela sela kesibukannya ikut bantu memberikan dlm project bisnis online marketing kami, kapan kapan aku boleh minta bantuan lagi kan" - ~ Pildasi – Web Designer
"Saya rekan dimas dulu, dimas seorang pekerja keras dalam membuat website client2nya ....,maju terus sobat mari terus majukan teknologi dan teruslah berkarya selama kita bisa,. kapan nih duet mau." - ~ Dani – Manager IT PT.Exer Indonesia
"Kami minta tolong Dimas untuk membuatkan beberapa website Perusahaan. Alhamdulillah website dibuat dari NULL dan semua berjalan hingga sekarang. Tak ada kata selain mantab dan" - ~ Istriku – Yang selalu support aku
""suamiku seorang pekerja keras...bahkan aku sering dilupakan ...:) tapi aku support terus untuk kesuksesannnya dan kerja" - Read more testimonials »

February 27, 2006 in
kalau dikalimantan bagaimana??.. 

